Alasan kenapa PHP masih relevan di setiap zaman

Diskusi Jun 08, 2020

Hello sobat "echo" , kalian pasti nggak asing dengan pemrogaman php dan ada banyak keajaiban kenapa bahasa pemrogaman ini masih populer sampai sekarang dan seringkali menjadi bahan perbuly-an. Entah pake dukun mana si php ini masih eksis sampai sekarang dibawah bullyan kalangan pendatang πŸ˜‚.

Fakta uniknya sekelas facebook pun masih pakai php hingga mengembangkan versi mereka sendiri dinamai hack. Dan 30% website di internet pakai php, itupun menggunakan cms, kalo ngga wordpress ya drupal yang masih sering ditemui.

https://www.nasa.gov/

Sekelas nasa ya masih pakai php tuh, tapi ya masih ada aja yang nyeletuk :

Ini jaman moderen brow php sudah usang, jamannya pake yang ada Β node_modules 1GB

hmm, mungkin dari kalian sudah kebanyakan mendengar jargon seperti ini :

["Backend War : Go, PHP, Nodejs", "Alasan harus migrasi dari PHP ke Nudejs","Langkah migrasi dari php ke nudejs"]

Topik diatas ya cuman candaan, jangan dibawa serius ke pekerjaan, yakali mau rilis ke production harus rewrite kode ke bahasa baru karena alasan php udah "usang", belum lagi tim yang harus menyesuaikan ulang dengan bahasa baru.

Fokus ke judul, apakah masih relevan untuk dipakai ?

Jawabannya : tergantung kebutuhan

Mungkin jawaban sedikit nggantung dan seperti gaada kepastian, tapi jangan baper dulu heii. "Tergantung kebutuhan" yang dimaksud adalah setiap permasalahan pasti ada solusinya dan terdapat momen dimana kita harus memakai suatu teknologi itu atau tidak, contoh kasusnya seperti airbnb yang perlahan ngga pake lagi React Native dan hijrah ke yang lain(natip).

React Native at Airbnb
This is the first in a series of blog posts in which we outline our experience with React Native and what is next for mobile at Airbnb. When Airbnb launched 10 years ago, smartphones were in their…

Intinya kita pakai tekologi tertentu karena kebutuhan bukan asal mengikuti tren tertentu, keren atau enggaknya itu bergantung yang memanfaatkannya apalagi teknologi itu mampu menyelsaikan suatu masalah dan menghasilkan solusi hehe.

Jadi kalau tentang PHP, ada bebeapa poin yang bisa dijadikan alasan kenapa php masih mbois untuk dipakai dan terlihat keren di tongkrongan node_modules Β πŸ•Ά.

πŸš• Lesgow ....

Learning Curve yang mudah

Learning curve di php dikategorikan mudah, dengan modal dasar php, memahami konsep oop, implementasi membuat aplikasi sederhana dan membaca tentang DRY(Don’t Repeat Yourself) . Kemudian untuk mempercepat pengerjaan projek pilih framework tertentu dan boom!! kalian sudah bisa membuat sesuatu.

Baca di sini http://phptherightway.com/ untuk pendekatan php yang lebih waras.

Dokumentasi simpel

Dokumentasi php di official webnya pun mudah dibaca untuk pemula seperti diriku ini. Format dokumentasi di official php biasanya seperti ini :

Keterangan => Contoh Penerapan => Hasil, semisal contoh arrow function di php belagak node_modules

Keterangan :

Contoh dengan sample code nya :

Hasil :

Kekinian mengikuti zaman

Karena kalian keseringan pake xampp, tanpa kalian sadari php sudah punya web server sendiri tanpa memerlukan bantuan apache untuk menjalankan web server.

Coba aja command ini :

> php -S localhost:8000

Yang berarti, komunitas pengembang php ini masih aktif dan menyesuaikan dengan zaman sekarang. Pada php 5.4 sudah mendukung paradigma fungsional programming seperti fungsi rekursif, high order function, anonymous function dan masih banyak lagi. Untuk pengelolaan dependensi menggunakan composer dan dapat mencari paket-paket lainnya di packagist paket akan otomatis terinstall dalam projek dan menyimpan daftar dependensinya composer.json

PHP juga menyediakan sekumpulan class dan interface yang disebut PHP Standard Library (SPL), SPL terdiri dari class dan interface struktur data yang umumnya diperlukan seperti stack, queue, heap, dll.

Komunitas

Karena penggunaan php ramai maka nggak luput muncullah namanya komunitas, coba aja mampir ke user group php indonesia di facebook. Di grup php indonesia kalian akan sampai menemukan pertanyaan-pertanyaan yang ngeselin, hal itu menandai ramainya komunitas php di indonesia.

Nggak hanya di usergroup aja, tapi php juga menghasilkan produk opensource keren selain wordpress dan drupal, seperti :

  1. Moodle (Open source learning platform)
  2. Magento (Ecommerce platform)
  3. HHVM (A Virtual Machine, Runtime and JIT for PHP)
  4. Lainnya

Framework

Untuk mempercepat pekerjaan projek, kalian pasti butuh kerangka kerja untuk meminimalisir setup projek dari awal. Karena framework nggak hanya codeigniter dan laravel aja, framework dibawah ini patut dicoba karena ke handalannya :

  1. Symfony (Mbahnya laravel)
  2. Yii (Kayak Django)
  3. Slim (Mirip expressjs)

Penutup

Intinya kita pakai tekologi tertentu karena kebutuhan bukan asal mengikuti tren tertentu, keren atau enggaknya itu bergantung yang memanfaatkannya apalagi teknologi itu mampu menyelsaikan suatu masalah dan menghasilkan solusi. Untuk pemilihan framework, tools itu pilih yang familiar dengan tim terkait atau yang memiliki dokumentasi lengkap serta ada diskusi aktif komunitasnya.

Tulisan ini bertujuan menghindari fanatik buta akan sesuatu, melainkan memahami sudut pandang yang lainnya, karena teknologi buatan manusia ya maklum kalau memiliki kekurangan. Kan setiap teknologi dibuat berdasarkan tujuan berbeda-beda, jadi maklum si perusahaan x pakai bahasa z dan berdasarkan kebutuhan mereka.

Bagaimana jika kita membuat sesuatu dari teknologi yang disebut "usang" itu ?

Flatburger

Warga Gotham

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.